Letter-Number Sequencing meminta peserta mengurutkan angka dan huruf menurut aturan
Letter-Number Sequencing—secara sederhana, tugas pengurutan huruf dan angka—meminta peserta mendengarkan rangkaian campuran angka dan huruf, memisahkan kedua jenis informasi tersebut, lalu menyebutkannya kembali dalam urutan yang ditentukan.
Dalam WAIS-IV-ID, Letter-Number Sequencing merupakan subtes tambahan Working Memory Index (WMI). WMI biasanya dihitung dari dua subtes inti, yaitu Digit Span dan Arithmetic. Nama Inggris dan status Letter-Number Sequencing sebagai subtes tambahan dikonfirmasi dalam penelitian WAIS-IV-ID. “Pengurutan huruf dan angka” digunakan sebagai penjelasan isi tugas, bukan sebagai nama resmi Bahasa Indonesia dalam manual.
Data standardisasi WAIS-IV-ID yang dipublikasikan mencakup peserta berusia 16,0–69,9 tahun. Rentang penelitian ini tidak dapat dianggap sebagai batas usia yang tercantum dalam manual. Letter-Number Sequencing digunakan ketika pemeriksa perlu melihat secara lebih terperinci kemampuan mengatur informasi auditori yang bercampur.
Letter-Number Sequencing melibatkan penyimpanan, klasifikasi, dan pengolahan urutan
Peserta tidak hanya mengingat rangkaian yang didengar. Ia menggunakan memori kerja (Gwm) untuk mengaturnya di dalam pikiran sebelum menjawab.
- Mendengarkan rangkaian campuran angka dan huruf
- Mempertahankan seluruh rangkaian untuk sementara waktu
- Memisahkan angka dan huruf menjadi dua jenis informasi
- Mengurutkan setiap jenis sesuai aturan yang ditentukan
- Menyebutkan rangkaian yang telah ditata secara lisan
Digit Sequencing dalam Digit Span hanya mengurutkan satu jenis informasi, yaitu angka. Letter-Number Sequencing menambahkan proses memisahkan informasi menjadi dua jenis. Inti tugas ini adalah mempertahankan informasi auditori, mengarahkan perhatian, mengklasifikasikan isinya, dan mengolah urutannya secara bersamaan.
Arti skor Letter-Number Sequencing yang tinggi atau rendah
Skor tinggi menunjukkan bahwa, dibandingkan kelompok acuan seusia, peserta mampu mempertahankan informasi auditori yang bercampur, memisahkannya menurut jenis, dan mengurutkannya berdasarkan aturan. Kekuatan terlihat saat klasifikasi dan pengolahan urutan perlu dilakukan tanpa kehilangan informasi awal.
Jika skornya rendah, respons selama pemeriksaan membantu menunjukkan tahap mana yang mengalami beban. Cara menempatkan skor ini di antara WMI dan subtes lain dijelaskan dalam cara membaca hasil WAIS.
- Angka atau huruf terlewat saat rangkaian pertama kali didengar
- Setiap unsur dapat didengar, tetapi seluruh rangkaian sulit dipertahankan
- Informasi tercampur ketika angka dan huruf dipisahkan
- Kedua jenis dapat dipisahkan, tetapi urutan di dalam masing-masing kelompok sulit disusun kembali
Dalam kegiatan sehari-hari, beban serupa muncul ketika seseorang menerima rangkaian angka dan huruf secara lisan, lalu harus segera mengelompokkannya dan menyusunnya dalam urutan tertentu. Menuliskan angka dan huruf dalam kelompok yang berbeda mengurangi kebutuhan untuk mempertahankan, mengklasifikasikan, dan mengurutkan semuanya di dalam pikiran. Satu subtes tidak menentukan diagnosis; psikolog yang berkualifikasi menafsirkannya bersama hasil lain, observasi, dan tujuan asesmen.
Perbedaan Digit Span, Arithmetic, dan Letter-Number Sequencing
| Subtes | Materi utama | Jawaban yang diminta secara langsung |
|---|---|---|
| Digit Span | Satu jenis informasi berupa angka | Mengulang dalam urutan asli, terbalik, atau setelah angka diurutkan |
| Arithmetic | Soal dengan hubungan kuantitatif | Mempertahankan kondisi, memilih operasi, dan berhitung |
| Letter-Number Sequencing | Angka dan huruf | Memisahkan dua jenis informasi dan mengurutkan masing-masing sesuai aturan |
Digit Span juga mencakup Backward dan Sequencing, sehingga Letter-Number Sequencing bukan satu-satunya tugas yang melibatkan pengolahan informasi. Ciri khasnya adalah mengklasifikasikan campuran angka dan huruf terlebih dahulu, lalu mengurutkan setiap jenis.
Pada WAIS-5 versi Amerika Serikat, Letter-Number Sequencing tetap menjadi subtes sekunder
Letter-Number Sequencing tidak dihapus dari WAIS-5 versi Amerika Serikat yang diterbitkan pada 2024, tetapi tetap digunakan sebagai subtes sekunder. Subtes utama WMI standar pada versi tersebut adalah Digit Sequencing dan Running Digits; Letter-Number Sequencing biasanya tidak digunakan untuk menghitung WMI standar atau FSIQ tujuh subtes.
Letter-Number Sequencing digunakan dalam Expanded Working Memory Index untuk melihat memori kerja secara lebih luas dan dalam Auditory Working Memory–Manipulation untuk melihat pengolahan informasi auditori secara lebih terperinci. Dengan demikian, meskipun bukan subtes utama, tugas ini tetap berperan untuk menilai kemampuan mengklasifikasikan dan mengurutkan informasi auditori yang bercampur.
Perubahan tersebut hanya berlaku pada WAIS-5 versi Amerika Serikat. Hingga 30 Agustus 2026 belum ada WAIS-5-ID yang dapat dikonfirmasi dari sumber publik. Perubahan susunan indeks dan subtes dijelaskan dalam perbedaan WAIS-IV dan WAIS-5.