Comprehension meminta peserta menjelaskan aturan sosial dan prinsip umum
Comprehension—secara sederhana, tugas pemahaman prinsip—meminta peserta menjelaskan secara lisan alasan atau makna di balik aturan, kebiasaan sosial, dan prinsip umum. Peserta tidak hanya menyebut tindakan yang sebaiknya dilakukan, tetapi juga menjelaskan mengapa tindakan tersebut diperlukan.
Dalam WAIS-IV-ID, Comprehension merupakan subtes tambahan pada Verbal Comprehension Index (VCI). Tiga subtes inti VCI adalah Similarities, Vocabulary, dan Information. Nama Inggris serta pembagian inti/tambahan ini dikonfirmasi dalam penelitian WAIS-IV-ID. Ungkapan “pemahaman prinsip” di sini merupakan penjelasan isi tugas, bukan nama resmi Bahasa Indonesia dalam manual.
Sebagai subtes tambahan, Comprehension dapat memberi sudut pandang lain tentang kemampuan verbal, tetapi bukan salah satu dari 10 subtes inti pembentuk FSIQ WAIS-IV-ID.
Mengubah pengetahuan yang dimiliki menjadi penjelasan tentang alasan
Mengetahui suatu aturan sosial belum tentu cukup untuk menghasilkan jawaban yang lengkap. Peserta perlu mengingat pengetahuan yang relevan, menerapkannya pada situasi yang ditanyakan, lalu menyusunnya menjadi penjelasan yang runtut tentang alasan atau prinsip umum.
Beberapa proses berikut muncul bersama dalam jawaban.
- Memahami isi pertanyaan secara tepat
- Mengingat pengetahuan sosial atau umum yang relevan
- Menghubungkan situasi dengan pengetahuan serta memikirkan alasan atau akibatnya
- Menyusun penjelasan yang dapat diterapkan di luar satu contoh konkret
- Menyampaikannya secara lisan dalam bentuk yang dapat dipahami
Comprehension tidak mengukur kemampuan sosial secara langsung
Walaupun materinya berkaitan dengan situasi sosial, Comprehension bukan tes yang secara langsung mengukur kemampuan sosial seseorang.
Subtes ini tidak menilai kemampuan membaca emosi dari ekspresi dan nada suara, mengatur waktu dalam percakapan, atau menyesuaikan perilaku dalam kelompok nyata. Karena itu, skor rendah tidak berarti seseorang “tidak punya akal sehat” atau memiliki kemampuan sosial yang rendah. Skor tinggi menunjukkan kekuatan dalam menjelaskan aturan dan prinsip sosial, bukan otomatis kemahiran dalam hubungan interpersonal.
Penelitian tentang hubungan skor Comprehension dan fungsi sosial di dunia nyata juga tidak mendukung penggunaan skor ini sebagai ukuran umum kemampuan sosial.
Arti skor Comprehension yang tinggi atau rendah
Skor tinggi menunjukkan bahwa, dibandingkan kelompok usia yang sesuai, peserta mampu mengambil inti aturan atau prinsip umum lalu menjelaskan alasan dan maknanya secara runtut.
Skor rendah dapat terlihat ketika jawaban berhenti pada satu contoh konkret, tindakan dapat disebutkan tetapi alasannya tidak berkembang, atau beberapa alasan sulit disusun menjadi penjelasan yang jelas. Untuk memahami latar belakangnya, periksa cakupan pengetahuan yang relevan, pemahaman pertanyaan, hubungan antara situasi dan prinsip, kemampuan membuat generalisasi, serta penyampaian lisan.
Jika Comprehension jauh lebih tinggi daripada Information, menjelaskan alasan berdasarkan pengetahuan yang sudah dimiliki dapat menjadi kekuatan relatif dibandingkan mengingat fakta umum. Jika Comprehension jauh lebih tinggi daripada Similarities, menjelaskan alasan dari situasi sosial dapat lebih mudah daripada membandingkan dua konsep dan menemukan persamaan mendasar yang mencakup keduanya.
Satu skor Comprehension tidak menentukan diagnosis atau kemampuan sosial sehari-hari. Psikolog yang berkualifikasi menafsirkannya bersama subtes inti, indeks, observasi, dan tujuan pemeriksaan. Urutan membaca hasil dijelaskan dalam cara membaca hasil WAIS.
Perbedaan Comprehension, Similarities, dan Information
Ketiganya berkaitan dengan inteligensi terkristalisasi dan pemahaman verbal serta menggunakan bahasa dan pengetahuan yang telah dipelajari. Perbedaannya terletak pada jawaban yang harus dihasilkan.
| Subtes | Jawaban yang diminta secara langsung | Proses utama |
|---|---|---|
| Comprehension | Menjelaskan alasan di balik aturan sosial atau prinsip umum | Menerapkan pengetahuan pada situasi dan menjelaskannya sebagai alasan |
| Similarities | Menjelaskan persamaan antara dua kata | Membandingkan konsep dan menemukan persamaan yang mendasar |
| Information | Menjawab pertanyaan tentang fakta umum | Mengingat kembali pengetahuan umum yang telah tersimpan |