Picture Completion meminta peserta menemukan bagian penting yang hilang
Picture Completion—secara sederhana, tugas melengkapi gambar—menampilkan gambar benda atau situasi sehari-hari dan meminta peserta menyebutkan bagian penting yang hilang dalam batas waktu. Peserta perlu memahami apa yang digambarkan, lalu menemukan bagian yang seharusnya ada tetapi tidak ditampilkan.
Pada WAIS-IV-ID, Picture Completion merupakan subtes tambahan Perceptual Reasoning Index (PRI). Nama Inggris dan statusnya sebagai subtes tambahan dikonfirmasi dalam penelitian WAIS-IV-ID. Ungkapan “melengkapi gambar” digunakan sebagai penjelasan isi tugas, bukan sebagai nama resmi Bahasa Indonesia dalam manual.
Dalam perubahan dari WAIS-III ke WAIS-IV, Picture Completion berpindah dari subtes inti menjadi subtes tambahan. Pada WAIS-5 versi Amerika Serikat, subtes ini tidak lagi digunakan. Karena itu, pada WAIS-IV-ID PRI biasanya dihitung dari Block Design, Matrix Reasoning, dan Visual Puzzles; skor Picture Completion yang tercantum tidak otomatis membentuk PRI atau FSIQ. Perbedaan versi dijelaskan dalam perbandingan WAIS-IV dan WAIS-5.
Bukan hanya menemukan detail, tetapi menentukan bagian yang penting
Picture Completion memerlukan perhatian terhadap detail. Namun, tugasnya tidak selesai setelah peserta menemukan sesuatu yang tampak janggal. Peserta harus menilai, berdasarkan struktur benda atau makna situasi, apakah bagian yang hilang benar-benar penting agar gambar tersebut masuk akal.
Karena itu, Picture Completion berbeda dari permainan mencari perbedaan sederhana atau tugas menemukan simbol yang sama dengan cepat. Peserta perlu menghubungkan detail visual dengan arti gambar.
Pencarian visual, pengetahuan yang telah dimiliki, dan penilaian terhadap bagian yang penting
Beberapa proses berikut bekerja bersama saat peserta mencari bagian yang hilang.
- Melihat keseluruhan gambar dan mengenali benda atau situasinya
- Menelusuri bagian-bagian gambar untuk menemukan hal yang tidak wajar
- Membandingkannya dengan pengetahuan tentang struktur dan fungsi benda
- Menilai penting atau tidaknya bagian yang diduga hilang
- Menyebutkan lokasi atau bagian yang hilang dalam batas waktu
Arti skor Picture Completion yang tinggi atau rendah
Skor tinggi menunjukkan kekuatan dalam mengenali gambar bermakna dengan cepat, menelusuri detail, dan menentukan bagian penting yang hilang dibandingkan kelompok acuan seusia. Peserta dapat menghubungkan kejanggalan visual dengan pengetahuan tentang struktur serta fungsi benda.
Skor rendah menunjukkan adanya beban dalam mengenali benda atau situasi, menelusuri detail, mencocokkan gambar dengan pengetahuan yang sudah dimiliki, menentukan bagian penting yang hilang, atau menjawab dalam batas waktu. Kemampuan luas yang menangani bentuk dan hubungan posisi dijelaskan dalam pemrosesan visuospasial (Gv).
Jika Picture Completion jauh lebih tinggi daripada Block Design dan Visual Puzzles, menemukan informasi penting dari benda atau situasi yang dikenal dapat menjadi kekuatan relatif dibandingkan memecah dan menyusun bentuk tanpa makna. Jika lebih tinggi daripada Matrix Reasoning dan Figure Weights, penggunaan pengetahuan yang telah dimiliki untuk menilai informasi visual dapat lebih mudah daripada menyimpulkan aturan baru.
Satu subtes tidak menentukan diagnosis. Psikolog yang berkualifikasi membaca hasil ini bersama PRI, subtes lain, kondisi visual, dan tujuan pemeriksaan. Urutan membaca keseluruhan hasil dijelaskan dalam cara membaca hasil WAIS.
Perbedaan Picture Completion, Block Design, Visual Puzzles, Matrix Reasoning, dan Figure Weights
| Subtes | Jawaban yang diminta secara langsung | Proses utama |
|---|---|---|
| Picture Completion | Menemukan bagian penting yang hilang dari gambar bermakna | Pencarian visual, perbandingan dengan pengetahuan, dan penentuan bagian yang penting |
| Block Design | Menyusun balok agar sama dengan pola contoh | Menganalisis bentuk dan membangunnya kembali dengan benda nyata |
| Visual Puzzles | Memilih tiga bagian yang membentuk pola utuh | Memecah bentuk, melakukan rotasi mental, dan menggabungkan bentuk |
| Matrix Reasoning | Memilih bagian yang hilang dari matriks atau rangkaian | Menemukan dan menggabungkan aturan antarfigur |
| Figure Weights | Memilih bentuk yang menyeimbangkan timbangan | Menyimpulkan jumlah yang belum diketahui dari hubungan setara |