IQ keseluruhan BrainTypeIQ versi Bahasa Jepang memiliki reliabilitas .929 dan kesalahan baku pengukuran atau SEM sekitar 4,0 poin berdasarkan analisis terhadap 841 peserta. IQ keseluruhan, yang menggabungkan 9 tugas, lebih stabil daripada skor masing-masing dari 5 ranah. Versi Bahasa Indonesia saat ini menggunakan penskoran sementara sambil mengumpulkan data versinya sendiri.
Reliabilitas IQ keseluruhan .929 dengan SEM sekitar 4,0 poin
Dari lebih dari 2.000 catatan penyelesaian pada versi Bahasa Jepang, kondisi jawaban, tes ulang, soal, dan penskoran diperiksa. Analisis kemudian dilakukan pada 841 orang yang untuk pertama kalinya menyelesaikan 9 tugas versi saat ini dalam kondisi yang sama.
| Indikator | Hasil | Arti saat membaca skor |
|---|---|---|
| Reliabilitas komposit IQ keseluruhan | .929 | Presisi skor IQ keseluruhan yang menggabungkan 9 tugas |
| Kesalahan baku pengukuran (SEM) | Sekitar 4,0 poin | Besarnya kesalahan yang terdapat dalam satu skor IQ keseluruhan |
Reliabilitas .929 menunjukkan bahwa kombinasi 9 tugas dapat menghasilkan IQ keseluruhan dengan konsistensi tinggi. Angka ini diperkirakan melalui model yang mencerminkan cara tes sebenarnya disajikan dan menggabungkan reliabilitas setiap tugas dengan metode penyusunan skor komposit saat ini.
SEM menyatakan besarnya kesalahan pengukuran pada skala yang sama dengan IQ. Karena itu, IQ keseluruhan dibaca sebagai estimasi yang memiliki rentang beberapa poin, bukan nilai pasti hingga satu poin.
Reliabilitas 5 ranah berada pada .726–.852
Reliabilitas tiap ranah Gc, Gf, Gv, Gwm, dan Gs juga diperkirakan dari susunan tugas dan metode penyusunan skor komposit saat ini.
| Ranah | Tugas yang membentuknya | Reliabilitas |
|---|---|---|
| Gc | Kosakata dan analogi verbal | .852 |
| Gf | Penalaran matriks dan penalaran timbangan | .834 |
| Gv | Melipat kertas dan puzzle perakitan | .789 |
| Gwm | Memori hitung mental dan memori urutan terbalik | .726 |
| Gs | Pencarian simbol | .734 |
Kelima ranah memiliki reliabilitas di atas .70 dan cukup andal untuk menunjukkan pola umum skor pada setiap kemampuan. IQ keseluruhan, yang menggabungkan informasi dari seluruh 9 tugas, mencapai .929 dan menjadi indikator paling stabil dalam hasil BrainTypeIQ.
Hubungan antara tugas dan ranah dijelaskan dalam desain 9 tugas untuk mengukur 5 ranah kognitif. Alur penyusunan IQ keseluruhan dan 5 ranah dari skor tugas tersedia dalam metode penskoran BrainTypeIQ.
Hasilnya tetap konsisten pada 420 peserta paruh awal dan 421 peserta paruh akhir
Data 841 peserta dibagi menurut waktu pengerjaan menjadi 420 peserta pada paruh awal dan 421 peserta pada paruh akhir, lalu konsistensi seluruh 9 tugas diperiksa.
| Data | Alfa Cronbach terstandarisasi untuk 9 tugas |
|---|---|
| Paruh awal, 420 peserta | .844 |
| Paruh akhir, 421 peserta | .846 |
| Seluruh 841 peserta | .845 |
Nilai paruh awal dan paruh akhir hampir sama. Hasil yang hampir sama pada kedua paruh menunjukkan bahwa konsistensi internal kesembilan tugas tidak bergantung pada satu periode pengerjaan tertentu.
Penyusunan norma versi Bahasa Jepang juga menggunakan 841 peserta yang sama setelah melalui pemeriksaan kualitas yang seragam. Dengan demikian, norma pembanding dan indikator reliabilitas diperiksa pada kelompok analisis yang sama.
Peran IQ keseluruhan dan skor 5 ranah
| Hasil | Peran utama |
|---|---|
| IQ keseluruhan | Menggabungkan 9 tugas untuk melihat tingkat umum kemampuan kognitif |
| 5 ranah | Melihat pola besar skor pada Gc, Gf, Gv, Gwm, dan Gs |
IQ keseluruhan digunakan untuk membaca tingkat umum sebagai estimasi dengan rentang beberapa poin. Karena masing-masing dari 5 ranah dibentuk oleh satu atau dua tugas, skor tersebut digunakan untuk melihat pola besar mengenai ranah mana yang relatif lebih tinggi atau lebih rendah, bukan untuk menentukan peringkat hingga satu poin.
Cara menggabungkan IQ keseluruhan dan 5 ranah pada layar hasil dijelaskan dalam cara membaca laporan BrainTypeIQ. Kriteria kualitas tes IQ, termasuk reliabilitas dan SEM, dibahas lebih rinci dalam kualitas pengukuran tes IQ.